GOLIPUT.ID, BOGOR- Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University mendampingi China Agricultural University (CAU) dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap para Rural CEO pascapelatihan yang dilaksanakan di Beijing dan Yunnan pada tahun 2025.
Delegasi CAU yang hadir dalam kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Tang Lixia, didampingi dua mahasiswa CAU, Zhu Jianyong dan Ning Yutang. Sementara delegasi FEMA IPB University diwakili oleh Lukman Hakim, Ahmad Aulia Arsyad, Rajib Gandi, Adhitiya Muktafa, dan Ghilandy Ramadhan. Kunjungan dilakukan langsung ke lokasi bisnis para Rural CEO di wilayah Bogor pada Jumat, 23/01/2026.
Agenda Monev ini bertujuan untuk menilai perkembangan usaha para Rural CEO setelah mengikuti pelatihan di Tiongkok, sekaligus mengidentifikasi tantangan serta peluang pengembangan bisnis yang mereka jalani. Dalam kunjungan tersebut, dilakukan diskusi intensif mengenai strategi penguatan usaha, peningkatan kualitas produk, akses pasar, serta keberlanjutan bisnis pedesaan.
Koordinator Rural CEO dari FEMA IPB University, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa Program Rural CEO yang diselenggarakan CAU menjadi pembelajaran yang menarik dan berkelanjutan dalam membentuk aktor penggerak ekonomi pedesaan.
“Program Rural CEO menjadi ruang belajar yang menarik karena menggabungkan praktik lapangan dengan penguatan kapasitas wirausaha desa,” ujar Lukman. Ia menambahkan, “Pendekatan berkelanjutan yang diterapkan dalam program ini penting untuk melahirkan aktor-aktor desa yang adaptif dan mandiri dalam menggerakkan ekonomi pedesaan.”
Pada kesempatan yang sama, Aulia Arsyad menambahkan bahwa program ini tidak hanya memperkuat kapasitas wirausaha desa. Program ini dinilai mampu mendorong lahirnya agen transformasi desa menuju kesejahteraan yang lebih berkelanjutan.
“Dari proses inilah diharapkan lahir agen-agen transformasi desa yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” harapnya
Sementara itu, Prof. Tang Lixia menegaskan bahwa kehadirannya ke Indonesia merupakan mandat institusi CAU yang berkomitmen untuk mereplikasi kesuksesan program Rural CEO di China. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa program ini telah terbukti mampu menggerakkan ekonomi desa-desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan di Tiongkok.
“Kehadiran saya di Indonesia merupakan mandat institusi CAU untuk berbagi pengalaman dan mereplikasi kesuksesan Program Rural CEO yang telah berjalan di China,” ungkap Prof. Tang dalam wawancaranya di Kebun Merdesa saat melakukan monitoring.
Lebih lanjut, Prof Tang Lixia berharap kolaborasi bersama FEMA IPB University melalui program Rural CEO, dapat diadaptasi sesuai dengan konteks lokal serta menjadi model pengembangan ekonomi pedesaan dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.