GOLIPUT.ID, BOGOR- Dua donatur, yakni Rizal Alaydrus yang berkolaborasi dengan Papip Celebes, menyatakan kesiapannya untuk membantu renovasi Asrama Mahasiswa Gorontalo-Bogor sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) generasi muda Gorontalo.
Ketua Asrama Mahasiswa Gorontalo Putra Gorapu menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan tersebut.
“Menurut saya, ini adalah sebuah hadiah bagi kami, mahasiswa Asrama Gorontalo yang sedang menempuh pendidikan di Bogor. Berbagai upaya telah kami lakukan demi renovasi bangunan asrama ini. Alhamdulillah, para donatur, yang juga kami anggap sebagai kakak, masih peduli terhadap keberlangsungan asrama ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kepedulian para donatur menjadi bentuk nyata dukungan terhadap generasi muda Gorontalo dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan diri.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Rizal Alaydrus dan Papip Celebes atas kepedulian dan kontribusinya. Ini menjadi harapan baru bagi kami untuk memiliki hunian yang lebih layak,” tutupnya.
Sementara itu, Rizal Alaydrus dan Papip Celebes turut menyampaikan alasan dan komitmen mereka dalam mendukung renovasi tersebut.
“Jika kami memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dalam membantu, maka itu akan kami perjuangkan. Bagi kami, ini bukan sekadar persoalan fisik bangunan, tetapi juga berkaitan dengan masa depan sumber daya manusia (SDM) Gorontalo yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
Di sisi lain, bagaimana kita dapat berharap mereka kembali berkontribusi bagi daerah, jika dalam proses pendidikan mereka kurang mendapatkan perhatian dan dukungan. Sangat disayangkan ketika aset daerah yang berada di luar kota justru tidak mendapatkan atensi yang memadai.
Kami juga meyakini bahwa untuk membantu hal-hal yang bersifat mendesak seperti ini, tidak harus menunggu menjadi pejabat. Siapa pun yang memiliki kepedulian dan kemampuan, sudah seharusnya dapat mengambil peran,” ungkap mereka.
Sebelumnya upaya renovasi Asrama Mahasiswa Gorontalo di Bogor yang telah diperjuangkan selama tiga tahun terakhir akhirnya menemukan titik terang. Selama periode tersebut, berbagai pengajuan proposal bantuan telah disampaikan kepada pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, namun belum membuahkan hasil.
Sejumlah kunjungan dari anggota DPRD provinsi, DPRD kabupaten, hingga pemerintah Provinsi Gorontalo, bahkan hingga pergantian gubernur, telah dilakukan. Asrama juga sempat dilakukan pengukuran oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo. Namun demikian, hingga saat ini belum ada realisasi pembangunan atau renovasi yang diharapkan.
Di sisi lain, kondisi fisik bangunan asrama saat ini dinilai sudah sangat memprihatinkan. Sejumlah kamar mengalami kerusakan parah, terutama kebocoran pada atap yang kerap terjadi saat hujan turun. Kondisi ini menjadi semakin berat mengingat Bogor dikenal sebagai kota dengan curah hujan tinggi. Selain itu, talang air di beberapa bagian bangunan juga dilaporkan telah rusak dan tidak lagi berfungsi dengan baik, sehingga memperparah kondisi kebocoran dan kenyamanan hunian mahasiswa.
Kondisi tersebut mendorong pengelola asrama untuk mencari alternatif sumber pendanaan di luar pemerintah. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah adanya kepedulian dari pihak donatur. Atas nama keluarga besar Asrama Mahasiswa Gorontalo, apresiasi dan rasa terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan renovasi tersebut.

.











